Aqiqah adalah penyembelihan kambing sebagai wujud syukur atas kelahiran seorang anak. Menurut Kementerian Agama RI, aqiqah bukan hanya tradisi, melainkan ibadah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk kedekatan diri kepada Allah SWT.
Menurut Wikipedia, istilah “aqiqah” berasal dari bahasa Arab al-‘aqq yang berarti memotong. Potongan yang dimaksud adalah rambut bayi sekaligus hewan yang disembelih.
Jika diterjemahkan, aqiqah meaning adalah “sacrifice” atau “ritual penyembelihan”. Namun, makna filosofisnya lebih dalam: bukan hanya memotong kambing, tetapi juga mengajarkan orang tua untuk berbagi rezeki dengan sesama.
Menurut Ulama Fiqih, aqiqah adalah sunnah muakkadah, yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, sehingga umat Islam sebaiknya melaksanakannya jika mampu.
Di Surabaya, aqiqah ceremony biasanya dimulai dengan doa, pembacaan sholawat, lalu penyembelihan kambing. Setelah itu, daging diolah menjadi masakan khas—seperti sate, gulai, atau nasi kebuli—yang dibagikan kepada kerabat dan tetangga.
Menurut Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, tradisi aqiqah berperan penting dalam membangun solidaritas sosial. Keluarga yang melaksanakan aqiqah mendapat doa, sedangkan tetangga menikmati hidangan penuh keberkahan.
Dalam praktiknya, aqiqah anak perempuan disunnahkan dengan menyembelih satu ekor kambing.
Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), hal ini berdasarkan hadis riwayat Ahmad dan Tirmidzi: “Bagi anak perempuan, seekor kambing; dan bagi anak laki-laki, dua ekor kambing.”
Sedangkan aqiqah anak lelaki atau aqiqah anak laki laki disunnahkan dengan dua ekor kambing.
Menurut Imam Syafi’i, jumlah kambing yang berbeda ini bukan untuk membeda-bedakan, melainkan simbolik. Dua ekor kambing bagi anak lelaki mencerminkan tanggung jawab lebih besar yang kelak dipikulnya sebagai pemimpin keluarga.
Sebagian masyarakat menyebut aqiqah ki dua, maksudnya adalah penyembelihan dua kambing bagi anak laki-laki. Istilah ini populer di Jawa Timur, termasuk Surabaya.
Cerita seorang warga di Wonokromo, misalnya, ketika mengadakan aqiqah putranya, mereka menekankan “ki dua” sebagai bagian dari sunnah Rasul.
Aqiqah in Islam memiliki kedudukan khusus. Rasulullah SAW bersabda: “Setiap anak tergadai oleh aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama.” (HR Abu Dawud).
Menurut Wikipedia, hadis ini menunjukkan tiga pilar aqiqah: penyembelihan, mencukur rambut bayi, dan pemberian nama.
Pertanyaan umum di Surabaya adalah: aqiqah apakah wajib?
Menurut MUI, hukum aqiqah adalah sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan tapi tidak wajib. Jika orang tua tidak mampu secara finansial, tidak ada dosa meninggalkannya.
Hukum aqiqah memang berbeda-beda dalam pandangan ulama.
Mazhab Syafi’i: sunnah muakkadah.
Mazhab Maliki: sunnah, tapi bisa gugur jika lewat masa.
Mazhab Hanbali: tetap disunnahkan meski anak sudah dewasa.
Menurut Kemenag RI, fleksibilitas hukum ini menunjukkan bahwa Islam memberi kemudahan sesuai kemampuan keluarga.
Di Surabaya, membuat undangan aqiqah menjadi hal yang lumrah. Undangan ini bisa berupa cetakan kertas, pesan WhatsApp, atau postingan media sosial.
Berikut contoh undangan aqiqah sederhana:
"Bismillahirrahmanirrahim.
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, kami bermaksud mengadakan tasyakuran aqiqah putra kami: . Acara insyaAllah dilaksanakan pada: [Tanggal & Waktu], bertempat di [Alamat]. Mohon doa restu Bapak/Ibu sekalian."
Salah satu inti aqiqah adalah doa aqiqah.
Menurut Hadis Riwayat Ahmad, doa penyembelihan berbunyi:
"Bismillah, Allahu Akbar. Allahumma laka wa ilaika hadzihi aqiqah fulan."
Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, untuk-Mu dan kepada-Mu aqiqah ini untuk [nama anak].
Selain penyembelihan, tasyakuran aqiqah adalah bagian penting. Di Surabaya, acara tasyakuran biasanya berupa pengajian kecil, tausiyah, atau doa bersama di rumah keluarga.
Menurut Universitas Muhammadiyah Surabaya, tasyakuran aqiqah mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus melatih keluarga untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar.
Untuk sah, ada beberapa syarat kambing aqiqah:
Sehat dan tidak cacat.
Minimal berusia 1 tahun.
Tidak kurus berlebihan.
Menurut Direktorat Jenderal Peternakan Kementan, syarat ini sama dengan syarat hewan qurban.
Melalui perjalanan panjang—dari aqiqah adalah, aqiqah anak lelaki, hingga harga kambing aqiqah—kita memahami bahwa aqiqah bukan sekadar ritual, melainkan ibadah penuh makna.
Surabaya, dengan segala hiruk-pikuk modernnya, tetap menjaga tradisi ini sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.
Jika Anda dan keluarga sedang menanti momen aqiqah, jangan ragu untuk memilih layanan aqiqah profesional di Surabaya. Dengan begitu, Anda bisa fokus pada doa dan tasyakuran, sementara urusan kambing dan masakan ditangani dengan baik.
✨ Aqiqah adalah warisan Rasulullah, yang menghadirkan cinta, doa, dan keberkahan untuk buah hati. Mari wujudkan momen aqiqah terbaik di Surabaya bersama pilihan layanan terpercaya. Segera pesan, karena setiap detik doa dan kebahagiaan akan jadi kenangan abadi untuk keluarga Anda.
Menurut MUI, hukum aqiqah adalah sunnah muakkadah, artinya sangat dianjurkan namun tidak wajib. Jika orang tua tidak mampu secara finansial, maka tidak berdosa bila tidak melaksanakannya.
Menurut Hadis Riwayat Abu Dawud, aqiqah sebaiknya dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran. Jika tidak mampu, bisa pada hari ke-14 atau ke-21.
Untuk anak laki-laki, disunnahkan dua ekor kambing. Untuk anak perempuan, cukup satu ekor kambing.
Menurut Mazhab Hanbali, aqiqah tetap sah meskipun anak sudah dewasa. Jadi, orang tua tetap bisa melaksanakan meski terlambat.
Kambing harus sehat, tidak cacat, cukup umur (minimal 1 tahun), dan tidak kurus berlebihan. Syarat ini sama dengan hewan qurban menurut Direktorat Jenderal Peternakan Kementan.
Aqiqah: dilakukan sekali seumur hidup, khusus untuk kelahiran anak.
Qurban: dilakukan setiap Idul Adha, sebagai ibadah sunnah bagi yang mampu.
Harga kambing aqiqah di Surabaya berkisar antara Rp2.200.000 – Rp3.500.000 per ekor, tergantung jenis dan berat kambing (data dari Asosiasi Peternak Kambing Jawa Timur).
Ya, saat ini banyak layanan aqiqah terdekat di Surabaya yang menyediakan paket lengkap, mulai dari kambing, pemotongan, masakan, hingga distribusi. Menurut BAZNAS, layanan ini memudahkan keluarga yang sibuk namun ingin tetap menjalankan sunnah.
